akhirnyaa, keluar juga majalah yang jadi pikiranku sebulanan ini.. agak lebay, tapi ini ciyuuss! namanya majalah komunika (KOMunikasi Umat moNIKA). majalah dari paroki aku bernaung, untuk seluruh keluarga yang tercatat di gereja, termasuk diriku.
majalah terbitan 2bulan sekali ini, untuk periode sept-okt ini mengambil tema 'Maria teladan kaum muda'. Naaah, aku mendapat kesempatan untuk mejeng di covernya dan jadi salah satu pengisi artikel utama di dalamnya.
kenapa aku? ceritanya bermula karena aku ikut kegiatan kategorial mudika di gereja, namanya Legio Mariae presidium Ancilla Domini. Jadi, Suster Vivien yang jadi asisten pemimpin rohani di presidiumku, ditawarkan oleh salah satu pengurus majalah komunika, untuk diwawancarai salah satu anggota legionya.
nah gatau kenapa, mungkin karena aku ketua dari presidium mudika ini, aku diamanatkan oleh Sr. Vivien untuk jadi pengisi artikel utama dan cover majalah itu. ya namanya tugas, dengan sedikit ga enak hati, diterima.
batas akhir pengiriman artikel, 18 sept infonya.. aku katanya mau diwawancarai sebelum tgl tsb. tapi nunggu hari demi hari, ga kunjung datang telpon or sms nya.. selang beberapa hari sebelum batas akhir, sms dari pengurus majalah tsb muncul, paaas aku lagi ada rekoleksi dari kantor.. karena aku nginep dan ga bisa ke gereja untuk ketemuan, alhasil wawancara lewat email, hah..
setelah selesai menjawab pertanyaan dari sang penanya, dan dikirim, dag dig dug mulai berasa sampe akhirnya salah satu fotografer dari majalah telpon buat janjian.. dipilihlah tgl 01 oktober sekalian tugas acara pembukaan bulan rosario yang ada misa-nya di gereja.. jeprat jeprett selesai.. tambah deg-deg-an..
naah, baru deh kemaren 03 november udah nyampe duluan dirumah teman sesama legioner (patty, wakil ketua ancilla domini) dan memposting foto di bbm group ancilla domini :"> malu plus seneng, banyakan malunya.. dan ditambah chinthia yang namanya tercantum dalam artikel tersebut, posting pula di facebook.. tambah cetar membahana komen dan like-nya, tambah maluu..
tgl 05 november, majalah itu dibagikan di lingkunganku.. pas ada ibadat di rumah salah satu umat.. pas ketemu sama mantan ketua lingkungan beserta keluarga, disapa eh anak tertuanya, nara, teriak-teriak 'kak malaaaa' sambil nunjukin cover majalah komunika punya keluarganya x_x wuaaaa, tambah maluu, langsung bilang 'dadaaaah' sambil melajuuuu.. *salting*
sesampe di rumah, majalah udah dibawa-in sama mama dan dede yang ikut ibadat itu.. aku kepo, nunggu pada bobo, trus baca-baca.. ternyata artikel-ku setelah dibaca, ga terlalu lebay jugaa.. makasih editor ^^ makasih buat kesempatan nampang and mejengnya, makasih buat berkatMu Bunda Maria dan Tuhan Yesus dalam hidupku, aku diberikan banyak sekali kesempatan ^^
06 November 2013
30 October 2013
FIRST TIME @ JEWELRY STORE #préparation
tgl 18 oktober yang lalu, aku dan mas-ku pergi hunting cincin buat pemberkatan pernikahan, YEAY SENANG!! ^^
berhubung di hari sebelumnya, aku udah tanya ke temenku yang doyan dibeliin emas sama pacarnya (wkwkwk jadi ngomongin orang) katanya, daerah deket kantorku itu ada yang namanya 'pasar kelapa dua' dan disitu ada toko emas langganannya yang jual cincin emas nikah dengan berbagai model..
tapi gatau siapa yang salah, apa aku kesorean (padahal masih jam 4an), atau emang tokonya yang ga jelas waktu buka-tutupnya, sampe di lokasi, tokonya tutup --' jadinya dengan rada ga ikhlas ngeluarin duit 2.000 untuk bayar parkiran, kita pulang! karena muka kelipet, si-mas membesarkan hatiku, "besok aja kita cari di toko langganan mama kamu aja ya". aku jadi semangat lagi deh, malah ga sabar nunggu besoknya buat hunting lagi :D
trus jari manis aku diukur sama mba yang melayaniku, ukuran jariku 10, giliran si-mas diukur, ukurannya 22 O_O. karena gaada yang seukuran jarinya si-mas, otomatis harus bikin yang buat si-mas.. jadi, masih sambil celingak-celinguk, aku nyari model yang cucook dan kira-kira pas sama aku, jadi ga perlu bikin baru lagi #tips mengirit budget supaya ga perlu keluar uang ongkos bikin baru lagi :p
ga lama untuk nyari yang pas dihati, karena aku dan si-mas tipe manusia simple, jadi kita langsung dapet yang klop.. ga pake tawar-menawar, kita langsung deal (agak ga bagus sih cara kita, tapi ga mau ribet ya gini dah), setelah bayar dan keluar si nota, kita diingatkan untuk ambil 3 minggu lagi, karena punya si-mas harus bikin baru sesuai model punyaku, dan masing-masing punya kita pun akan di grafir nama pasangan ^^
tapi setelah sampe rumah, setelah puas dengan harga yang miriiiingg dari perkiraan, dan model yang simple tapi klop di hati, kita baru inget, KITA GA POTO MODEL CINCINNYA!! wkwkwkw parah deh ahh, hahahaha.. tapi setelah search di mbah gugel yang punya model cincin beragam jenis, aku nemu yang hampiirr mirip.. ini dia penampakannyaaaaaa..
semoga aja cincinnya awet dan bisa pas di jari dan pas di hati ^^ semoga cincinnya bisa menjadi bukti cinta yang murni dari hati kita masing-masing ^^ semoga lancar perjalanan kita menuju ke arah yang di inginkan :) love you mas!
24 October 2013
RIP - Mikael 'Aris' Pehan Wutun Jumat Agung
22 oktober 2013sore itu mama ngabarin kalo ka aris (seharusnya om aris) drop. sesampai dirumah, papa udah terlihat lelah banget. akhirnya mama minta tolong masmur nganter mama papa ke RS tempat ka aris dibawa oleh ambulans dari cikarang, rumahnya. tapi saat mama papa lagi mau siap-siap, ternyata ada telpon dari tetangga ka aris yang mengabarkan, kalau ka aris udah 'ga ada'. rasanya itu kebohongan besar! ka aris itu kuat, ka aris ga mungkin ninggalin cello!
akhirnya mama, papa, masmur pergi ke RD. Carolus Salemba untuk nemenin ka farah (istri ka aris) dan cello, juga nemenin jenasah ka aris. besoknya, aku, stephi, dan michael baru bisa nyusul naik taxi, dengan perasaan ga tega ninggalin guguk sendirian dirumah. sampai disana, rasanya baru percaya kalo ka aris udah ga ada :'( ngeliat jenasahnya yang udah mengeras, seakan hati ini ada yg nusuk-nusuk. apalagi liat cello yang masih dengan lugunya berceloteh "papa dari tadi tidur kok ga bangun-bangun?" pertanyaan yang bikin papa nangis dan pergi karena ga tega bikin ka aris makin sedih.
cello yang awalnya ga berani megang papanya, akhirnya berani megang dan mengelus wajah dan tangan papanya. bahagianya ka aris, setidaknya dia merasakan belaian tangan anaknya untuk terakhir kalinya sebelum dia dimakamkan. cello yang berulang kali berdoa, hanya mengatakan "papa ganti motor ya, biar tina (pengasuhnya) dan mama bisa bawa motor untuk antar cello sekolah". kata-kata polos untuk kedua perempuan yang akan menemani hari-harinya kelak, karena mereka ga bisa bawa motor sama sekali, supaya motor bebek satu-satunya bisa diganti motor matic, supaya lebih mudah di bawa oleh mereka. karena aku yakin, ka farah akan menangis di pemakaman, aku lebih menguatkan dan memberi pengertian sama cello. kataku, "cello, nanti papa kan dikubur dan ditutup tanah, cello ga boleh nangis yah. cello temenin mama terus. nanti abis dikubur, papa pergi ke surga sama papa besa (pakde yg 100hari sebelumnya sudah dipanggil Tuhan terlebih dahulu)". lalu aku disahut oleh cello, "papa pergi ke surga sama Tuhan Yesus!", dan aku hanya bisa mengangguk.
di pemakaman, tepat setelah penguburan usai, hujan deras sekali. semua yang hadir langsung berbondong-bondong pulang. tinggal keluarga ka farah dan kami keluarga ka aris. aku hanya duduk di samping makam ka aris, dan berdoa dalam hati, menguatkan diri dan semoga doa itu pun menguatkan ka aris, bahwa tak akan ada yang meninggalkan dia, dia selalu ada dalam hati kami semua. isi doa-ku, "ka aris gausah takut ditinggal sendirian, kita semua pasti selalu inget kaka. jadi bilang sama Tuhan, redakan hujan ini, biarkan kami pulang. kita semua sayang kaka." dan ga lama setelah berdoa, hujan pun reda. makasih ka aris, semua yang kau lakukan dari dulu hingga sekarang, akan terus terekam dalam hidup kami. kaka udah seperti anak bagi papa-mama, karena dari kuliah, kaka udah bersama kami. walaupun kamu om (seharusnya), tapi aku udah anggap kaka sebagai kaka kandungku.
terima kasih karena menjadi pelindung kami bertiga (aku, stephi dan michael) saat kami ditinggal papa-mama ke jogja, melayat simbah putri. dan semalam saat doa rosario dirumah, persis hanya kami bertiga lagi, karena mama-papa sedang ke RD. Carolus pun, engkau datang dalam rupa kupu-kupu, yang keluarga kami yakini bahwa kupu-kupu adalah arwah keluarga dekat yang sedang bertamu.
terima kasih atas kehangatan kaka sebagai keluarga kami. terima kasih telah menghadirkan sepupu kecil yang lucu dan imut, marcello patrick wutun. reinkarnasi dari kaka yang aku yakin, dia akan tumbuh sebagai michael 'aris' pehan wutun jumat agung, junior. dia akan penuh kasih dari orang sekitar, karena orang sekeliling yang juga mengasihimu dan menyayangimu. tenanglah kau di Surga. kuatkan ka farah dan cello. doakan supaya ka tina pun juga setia menjaga keluarga kecilmu. selamat jalan kaka, we love you!
Subscribe to:
Posts (Atom)



