25 October 2019

Catatan untuk pasangan -- part 1

Tadi di jalan saat mengendarai motor, ku melihat sepasang kekasih (mungkin), si pria menarik tangan si wanita untuk mendekap dari belakang lebih erat.

Tiba-tiba terpikir, kadang aku sebagai wanita juga ingin "ditarik" supaya diri ini merasa "oh aku diinginkan pria ini". Tapi terkadang pria salah tanggap, mereka "mungkin" berpikir si wanita memang tidak mau memeluknya dengan erat.

Jadi, gimana dong solusinya? Kadang kita sebagai manusia memang suka pujian. Jadi tidak ada salahnya, saat pria merasa ingin di dekap dan merasa dekapan wanita kurang erat, pria ungkapkan saja. Misal, "sayang, peluk aku yang erat dong. Aku ingin dipeluk erat sama kamu."

Atau ditambah kalimat manis lainnya. Dijamin kalau wanita kamu itu tidak lagi bete dan sayang kamu, dia pasti melting dan memeluk kamu dengan eratnya. Semua itu kembali ke gengsi mengungkap perasaan di hati masing-masing.

Kalau pria tidak peka, wanita juga harus angkat bicara. Jangan ada gengsi diantara sepasang kekasih. Pujian, kata manis, rasa cinta tetap harus ada di hubungan kalian untuk penyeimbang bumbu negatif lainnya saat kekasih sedang beradu pendapat, tidak seiya sekata atau yang lainnya.

Spread the love to your partner every moment 💙

14 August 2019

Hatiku

Pernah ga sih permisa di blog ini merasakan hal yang ada di hati gw sekarang ini? Kalo di gambarkan nih ya, hati gw kayak bulan full moon 🌕 yang kalo dilihat dari Bumi, keliatan indah bgt. Orang lain selain si bulan sendiri, gak tau berapa jumlah hole yang ada di dirinya. Yang ternyata walau dari luar, dipandang orang tuh utuh. Sebenernya hatiku ini dalamnya sudah banyak selotipnya untuk mencegah kehancuran si hati.

Tapi Tuhan baik, aku percaya itu. Tiap aku bertengkar, aku memang sering angkat bicara, adu argumen, tapi masih dikasih rasa sabar untuk memulai perdamaian. Tiap aku tidak fokus di jalan, ada saatnya aku tidak sadar dan kaget sudah sampai sejauh itu perjalananku, ku yakin ada Tuhan yang menjagaku dalam ketidak-fokusanku. Tiap rasa ingin memaki, ada tangan menutup mulutku. Tiap rasa ingin memukul, ada tangan yang memegang. Tiap rasa ingin berteriak, ada suara di hati yang menenangkan. Itu Tuhan. Tiap down aku diingatkan untuk kembali berdoa kepada Tuhan, walau seringkali aku lupa untuk berserah.

Suara Tuhan yang sering ku abaikan. Padahal Ia yang memberikan aku nafas yang berharga ini supaya aku bisa hidup. Ia yang memberikan aku rejeki yang sampai hari ini masih bisa di rasakan lewat makanan yang bisa di santap tanpa kelaparan yang melanda. Memang belum bisa leluasa beli ini-itu, tapi bisa belanja bulanan saja, aku sudah bersyukur. Tapi apakah kamu bisa? Yuk sama-sama belajar bersyukur.

Rejeki lainnya, bisa sekolah tamat juga sudah rejeki yang di atur. Pakai otak untuk berpikir jernih dan mulut untuk berkata positif. Pakai hati untuk menjadi bijaksana dan rekonsiliasi dengan diri sendiri. Terima apa adanya diri kita sendiri dulu, baru kita bisa lihat orang lain yang menerima kamu apa adanya.

Cheers 🍻

26 June 2019

RASA

Cuma disini gw bisa ungkapkan rasa. Blog ini mungkin gak ada yang inget untuk membukanya. Gw pun sudah lama tak update. Tadinya mau tulis perasaan hari ini, tapi entah mengapa, sudah memudar emosi yang baru saja meluap.

Pernah gak sih kalian merasakan rasa seperti itu? (tadi katanya gak ada yang buka blog ini, jeung! Kok lu nanya!) Rasa yang tadinya tuh lagi emosi banget sama seseorang, emosi sampe ke ubun-ubun. Sampe gw tuh mau nangis saking ga tertahankan. Air mata tuh udah di ujung bulu mata, tinggal netes aja. Gw tadi udah siapin kata-kata makian, ibarat whatsapp tuh, gw lagi typing tapi ga gw kirim.

Tapi gw batalkan kirim text yang sebenarnya sih ga makian banget, lebih ke uneg-uneg sih. Gw hapus. Gw tarik nafas (lupa dibuang) terus gw taroh handphone. Terus abis itu tenang dan buyar itu emosi. Padahal baru mau luapin disini, tapi jadinya gatau mau tulis apa saking hampanya ini perasaan.

Gw sering banget melewati hal ini. Ibarat masuk angin buat para ojek online, sudah sering. Sebulan sekali-dua kali lah hal ini terjadi. Pertengkaran hal kecil, tapi gw merasa, lagi-lagi gw yang mengalah. Bukan soal siapa benar-siapa salah. Gw capek sama perasaan dimana, dia si partner bertengkar gw ini, merasa bersalah, baper dan akhirnya bilang hal-hal konyol, yang dimana itu adalah kelemahan gw.

Kayak seolah, dia tuh sengaja bilang begitu supaya gw berhenti bertengkar sama dia, gw mengalah, gw meredam amarah gw, gw yang jadinya merasa bersalah sama dia dan gw yang berbalik memohon dia supaya gak melakukan hal konyol itu. Sesakit itu perasaan gw. Bukan sakit karena dipukul, tapi karena gw kayak di permainkan. Sudah sering juga dia minta maaf karena mengecewakan gw, tapi lebih seringnya gw ga bisa ekpresiin kesedihan gw karena kalo gw ekspresiin, dia bisa bersikap lebih drop lagi. And then, berulang lagi drama tadi.

Begitulah hidup. Kadang ketawa, kadang nangis. Kadang hampa, gak bisa ketawa lepas, gak bisa juga nangis bombay. Tapi begitulah hidup. Tetap harus dijalani dengan dramanya. Tapi daripada kayak drama korea yang alur sedihnya bikin hati tertusuk, ya mending sih drama bollywood, yang walaupun sedih, masih bisa joget gitu.

Sekian cerita dari manusia yang masih bertahan hidup demi anaknya, cheers.

06 March 2016

JANGAN BILANG !!!

Banyak orang bilang, ibu yang memilih melahirkan caesar itu suatu kesalahan.
Banyak orang bilang, ibu yang melahirkan caesar itu gak mau merasakan sakit.
Banyak orang bilang, ibu yang melahirkan caesar itu belum jadi ibu seutuhnya.
Banyak orang bilang, ibu yang melahirkan caesar itu menyalahi kodratnya sebagai seorang perempuan.

Mungkin orang-orang itu benar tapi hanya secuil kebenaran mereka.
Mereka gak salah, hanya kurang mengerti keadaannya saja.
Mereka gak salah, hanya saja sedikit 'tong kosong nyaring bunyi-nya'
Semoga mereka itu mengerti setelah baca artikel ini.

Caesar bagi mereka yang menjalaninya, entah tanpa indikasi atau dengan indikasi tetaplah sebuah proses operasi besar.
Caesar adalah proses persalinan dengan melalui pembedahan di mana irisan dilakukan di perut ibu dan rahim untuk mengeluarkan bayi. (sumber)

Caesar bukanlah proses persalinan tanpa resiko, justru resiko dapat saja membahayakan bagi ibu dan bayi. Sama sajalah dengan proses persalinan normal yang tidak selalu mulus adanya, semua proses bisa saja menimbulkan resiko berbahaya. Jadi mengapa harus saling di banding-bandingkan?

Nih beberapa resiko melahirkan secara caesar yang mungkin kamu belum tau.
Sekiranya kamu yang termasuk salah satu orang yang memandang sebelah mata pada wanita yang melahirkan caesar, tolong baca sebelum kalian berkomentar yang enggak-enggak.

Resiko Jangka Pendek

1. Infeksi pada Bekas Jahitan
Infeksi luka akibat persalinan cesar beda dengan luka persalinan normal. Luka persalinan normal sedikit dan mudah terlihat, sedangkan luka operasi cesar lebih besar dan berlapis-lapis. Bila penyembuhan tak sempurna, kuman lebih mudah menginfeksi sehingga luka jadi lebih parah. Bukan tak mungkin dilakukan jahitan ulang.

 2. Infeksi Rahim
Infeksi rahim terjadi jika ibu sudah kena infeksi sebelumnya, misal mengalami pecah ketuban. Saat dilakukan operasi, rahim pun terinfeksi. Apalagi jika antibiotik yang digunakan dalam operasi tak cukup kuat.

3. Keloid
Keloid atau jaringan parut muncul pada organ tertentu karena pertumbuhan berlebihan sel-sel pembentuk organ tersebut. Ukuran sel meningkat dan terjadilah tonjolan jaringan parut. Perempuan yang punya kecenderungan keloid tiap mengalami luka niscaya mengalami keloid pada sayatan bekas operasinya.

4. Cedera Pembuluh Darah
Pisau atau gunting yang dipakai dalam operasi berisiko mencederai pembuluh darah. Misalnya tersayat. Kadang cedera terjadi pada penguraian pembuluh darah yang melengket. Ini adalah salah satu sebab mengapa darah yang keluar pada persalinan cesar lebih banyak dibandingkan persalinan normal.

5. Cedera pada Kandung Kemih
Kandung kemih melekat pada dinding rahim. Saat operasi cesar dilakukan, organ ini bisa saja terpotong. Perlu dilakukan operasi lanjutan untuk memperbaiki kandung kemih yang cedera tersebut.

6. Perdarahan
Perdarahan tak bisa dihindari dalam proses persalinan. Namun, darah yang hilang lewat operasi cesar dua kali lipat dibanding lewat persalinan normal.

7. Air Ketuban Masuk ke Pembuluh Darah
Selama operasi cesar berlangsung pembuluh darah terbuka. Ini memungkinkan komplikasi berupa masuknya air ketuban ke dalam pembuluh darah (embolus). Bila embolus mencapai paru-paru, terjadilah apa yang disebut pulmonary embolism. Jantung dan pernapasan ibu bisa terhenti secara tiba-tiba. Terjadilah kematian mendadak.

8. Pembekuan Darah
Pembekuan darah bisa terjadi pada urat darah halus di bagian kaki atau organ panggul. Jika bekuan ini mengalir ke paru-paru, terjadilah embolus.

9. Kematian Saat Persalinan
Beberapa penelitian menunjukkan, angka kematian ibu pada operasi cesar lebih tinggi dibanding persalinan normal. Kematian umumnya disebabkan kesalahan pembiusan, atau perdarahan yang tak ditangani dengan cepat.

10. Kelumpuhan Kandung Kemih
Usai operasi cesar, ada kemungkinan ibu tak bisa buang air kecil karena kandung kemihnya kehilangan daya gerak (lumpuh). Ini terjadi karena saat proses pembedahan berlangsung, kandung kemih terpotong.

11. Hematoma
Hematoma adalah perdarahan dalam rongga tertentu. Jika ini terjadi, selaput di samping rahim akan membesar membentuk kantung akibat pengumpulan darah terus-menerus. Akibatnya fatal -- kematian ibu. Sebenarnya, kasus ini juga bisa terjadi pada persalinan normal. Tapi mengingat risiko perdarahan pada operasi cesar lebih tinggi, risiko hematoma pun lebih besar.

12. Usus Terpilin
Operasi cesar mengakibatkan gerak peristaltik usus tak bagus. Kemungkinan karena penanganan yang salah akibat manipulasi usus, atau perlengketan usus saat mengembalikannya ke posisi semula. Akibatnya ibu sulit buang air besar dan buang angin karena ususnya seperti terpilin. Rasanya sakit sekali dan harus dilakukan operasi ulang.

13. Keracunan Darah
Keracunan darah pada operasi cesar dapat terjadi karena sebelumnya ibu sudah mengalami infeksi. Ibu yang di awal kehamilan mengalami infeksi rahim bagian bawah, berarti air ketubannya sudah mengandung kuman. Jika ketuban pecah dan didiamkan, kuman akan aktif sehingga vagina berbau busuk karena bernanah. Selanjutnya, kuman masuk ke pembuluh darah ketika operasi berlangsung, dan menyebar ke seluruh tubuh. Keracunan darah yang berat menyebabkan kematian ibu.

Resiko Jangka Panjang

14. Masalah Psikologis
Berdasarkan penelitian, perempuan yang mengalami operasi cesar punya perasaan negatif usai menjalaninya (tanpa memperhatikan kepuasan atas hasil operasi). Depresi pasca persalinan juga merupakan masalah yang sering muncul. Beberapa mengalami reaksi stres pasca trauma berupa mimpi buruk, kilas balik, atau ketakutan luar biasa terhadap kehamilan. Masalah psilokogis ini lama-lama akan mengganggu kehidupan rumah tangga atau menyulitkan pendekatan terhadap bayi. Hal ini bisa muncul jika ibu tak siap menghadapi operasi.

15. Pelekatan Organ Bagian Dalam
Penyebab pelekatan organ bagian dalam pasca operasi cesar adalah tak bersihnya lapisan permukaan dari noda darah. Terjadilah perlengketan yang menyebabkan rasa sakit pada panggul, masalah pada usus besar, serta nyeri saat melakukan hubungan seksual. Jika kelak dilakukan operasi cesar lagi, pelekatan bisa menimbulkan kesulitan teknis sehingga melukai organ lain, seperti kandung kemih atau usus.

16. Pembatasan Kehamilan
Dulu, perempuan yang pernah menjalani operasi cesar hanya boleh melahirkan tiga kali. Kini, dengan teknik operasi yang lebih baik, ibu memang boleh melahirkan lebih dari itu -– bahkan sampai lima kali. Tapi risiko dan komplikasinya makin berat.

Resiko Persalinan Berikutnya

17. Sobeknya Jahitan Rahim
Ada tujuh lapis jahitan yang dibuat saat operasi cesar. Yaitu jahitan pada kulit, lapisan lemak, sarung otot, otot perut, lapisan dalam perut, lapisan luar rahim, dan rahim. Jahitan rahim ini bisa sobek pada persalinan berikutnya. Makin sering menjalani operasi cesar, makin tinggi risiko terjadinya sobekan.

18. Pengerasan Plasenta
Jika setelah operasi cesar ibu hamil lagi, plasenta bisa tumbuh ke dalam melewati dinding rahim, sehingga sulit dilepaskan. Bila plasenta sampai menempel pada selaput lendir rahim (endometrium), harus dilakukan pengangkatan rahim karena plasenta mengeras.

Resiko pada Bayi

19. Tersayat
Ada dua pendapat soal kemungkinan tersayatnya bayi saat operasi cesar. Pertama, habisnya air ketuban yang membuat volume ruang di dalam rahim menyusut. Akibatnya, ruang gerak bayi pun berkurang dan lebih mudah terjangkau pisau bedah. Kedua, pembedahan lapisan perut selapis demi selapis yang mengalirkan darah terus-menerus. Semburan darah membuat janin sulit terlihat. Jika pembedahan dilakukan kurang hati-hati, bayi bisa tersayat di bagian kepala atau bokong. Terlebih, dinding rahim sangat tipis.

20. Masalah Pernapasan
Bayi yang lahir lewat operasi cesar cenderung mempunyai masalah pernapasan: yaitu napas cepat dan tak teratur. Ini terjadi karena bayi tak mengalami tekanan saat lahir -– seperti bayi yang lahir alami -- sehingga cairan paru-parunya tak bisa keluar. Masalah pernapasan ini akan berlanjut hingga beberapa hari setelah lahir.

21. Angka Apgar Rendah
Rendahnya angka Apgar merupakan efek anestesi dan operasi cesar, kondisi bayi yang stres menjelang lahir, atau bayi tak distimulasi sebagaimana bayi yang lahir lewat persalinan normal. Berdasarkan penelitian, bayi yang lahir lewat operasi cesar butuh perawatan lanjutan dan alat bantu pernapasan lebih tinggi dibandingkan bayi lahir normal.

Jadi, masih bilang kalau ibu yang melahirkan caesar itu gak mau merasakan sakit?
Justru pemulihan ibu yang melahirkan normal lebih cepat daripada caesar.
Masih bilang kalau ibu yang melahirkan caesar itu belum jadi ibu seutuhnya?
Bukankah mereka sama-sama mengandung anak mereka dan melahirkannya? Hanya jalan melahirkannya saja yang berbeda.
Masih bilang juga kalau ibu yang melahirkan caesar menyalahkan kodratnya sebagai perempuan?
Bukankah mereka tetap merawat dan memelihara anak mereka setelah melahirkan?

Saya pun melahirkan caesar dengan indikasi, kesal saat ada yang bilang saya belum menjadi ibu seutuhnya karena tidak melahirkan normal.
Mudah memang mengatakannya, saya pun ingin melahirkan normal dengan pembukaan yang sudah lengkap, harapan sangat besar namun jalan Tuhan berbeda dan saya tak bisa memaksakannya kan?

Saya merasa tetap menjadi ibu seutuhnya, karena dengan keterbatasan saya, luka operasi yang masih terbalut 1x24 jam pun saya berusaha bangkit dari kasur di rumah sakit untuk berjalan dan menggendong bayi saya. Sampai di rumah pun, saya berusaha menahan sakitnya luka operasi yang masih terbalut selama seminggu. Setelah balutan di buka pun, saya masih tetap ada untuk bayi saya walau luka sayatan dalam dan luar masih suka nyeri.

Dan sampai bayi saya sekarang berumur 1,5 bulan pun saya masih tetap berusaha menjadi ibu seutuhnya walau bayi saya semakin lincah dengan kaki yang menendang-nendang bekas luka operasi yang sedang mau mengering dan luka sayatan dalam yang masih saja nyeri hingga sekarang.

God bless :')

12 February 2016

BENCI

Satu kata. Banyak kegundahan di dalamnya.

Terkadang jadi plesetan : Benar-Benar Cinta!

Tapi di hatiku, itu jadi pertanyaan : Beneran Cinta?

Katanya Benci dan Cinta itu beda tipis.

Setipis apa? Mungkin setipis helai rambut.

Karena terkadang mencintai seseorang, pasti ada iringan masalah.

Setiap masalah, pasti ada iringan kemarahan.

Dan tiap kemarahan, terkadang ada iringan kebencian.

Jadi, beneran cinta?

Saya tetap cinta, walau kemarahan berkobar dalam hati sekalipun.

Saya tetap cinta.

Tak ada keinginan membenci. Tak ada keinginan berpisah.

Saya tetap cinta.

Antonius Elrik Yudanta Suseno

** Antonius : Nama Santo pelindung untuk baptis. Sosok pendoa. Pesta nama-nya tiap tanggal 17 Januari (tanggalnya pas sehari sebelum Danta lahir, pas mamah masuk rawat inap. gak di sengaja bisa pas begitu, nama ini sudah disiapkan jauh sebelum Danta lahir, kebetulan yang sangat luar biasa).

** Elrik : Nama kakek-kakeknya. El dari Natanael Taslan (ayah suamiku) dan Rik dari Rikard Keban (ayahku). Supaya Danta ingat asal-usul silsilah keluarganya.

** Yudanta : Bahasa Kawi, artinya kuat dalam peperangan. Berharap Danta kuat dalam segala hal, perang melawan kejahatan duniawi, perang melawan kesakitan dan lain-lain.

** Suseno : Nama belakang papahnya. Su berarti indah, dan Seno berarti besar. Semoga Danta tumbuh menjadi anak yang berkelakuan baik dan menjadi orang berpengaruh besar di sekitarnya.

-from mamah & papah-

my son, my love, my everything,

Hai, aku kembali. Kali ini aku menulis pertama kali sebagai seorang IBU. Yap, aku sudah melahirkan anak pertamaku, tepatnya putra pertamaku. Perjalanan yang panjang saat aku melahirkan anakku, dan itu perjuangan yang tak mudah. Maka dari itu, aku ingin mengabadikannya dalam blog ini. Siapa tau kan, suatu saat anakku googling dan buka asal-usulnya, keluar deh nama dia di blog mamanya ini ^^

16 Januari 2016
Perjalanan dimulai hari ini. Sabtu malam alias malam minggu itu, sepulang dari misa sore, aku dan suamiku pergi kontrol ke dokter kandungan langganan ditempatku bekerja. Oya, saat itu aku sudah masuk cuti melahirkan. Aku mulai cuti tanggal 04 Januari 2016 yang lalu. Sudah cukup lama kan, makanya aku menanti banget si kecil lahir, dari harap-harap tanggal cantik sampe tanggal ultah papahnya, dia tetep belum mau lahir.

Hari ini aku berharap, ini adalah kontrol terakhir, setidaknya aku dianjurkan kek untuk CTG (rekam detak jantung dan gerak bayi) dan di VT (periksa dalam). Dan doaku dikabulkan, setelah berbincang dengan dokter di ruangannya, aku dianjurkan CTG di ruang bersalin. Ah senangnya! Tapi saat di USG di ruangan dokter, aku bertanya 'keliatan gak sih dok, sudah masuk jalan lahir atau belum?'; 'ini sih udah dibawah kepalanya, tapi dia posisinya terlentang. Seharusnya tengkurap, jadi mungkin agak susah masuk panggulnya', jawab si dokter. Saat itu aku masih biasa aja, masih optimis BANGET bisa lahir normal :)

Di ruang bersalin, aku di CTG dan hasilnya baik. Lalu aku di VT dan hasilnya sudah pembukaan 1. Ah senangnya, setidaknya sudah dekat dengan kelahiran. Btw, nyess banget pas di VT hehehe, sampe gemeteran rasanya. Saat itu aku lebih berharap di anjurkan inap dan di induksi supaya segera lahir, udah gak sabar banget rasanya hehehe. Tapi karena dokternya nyuruh pulang dulu dan 2-3 hari lagi balik kalau belum ada pecah ketuban atau kontraksi 5 menit sekali, yasudah kami nurut. Pulang deh.

17 Januari 2016
Entah karena ke-sugesti atau karena emang bonding antara anak dan ibu, anaknya tau ibunya mau cepet-cepet ketemuan, jadinya dari subuh udah mules-mules walau masih belum teratur. Makin siang, makin teratur 10 menit sekali dan masih bisa ketahan sakitnya. Karena mulesnya masih mules kayak mau haid. Kan kata orang-orang kalo lahiran mulesnya kayak mau pup. Entah kayak gimana rasanya, tunggu sajalah.

Jam 21.00 tiba-tiba mulesnya sempet 5 menit sekali dan kayak mau pup. Alhasil dengan semangat siap-siap jalan ke RS. Tapi di perjalanan mulesnya ilang-timbul lagi. Dan balik menjadi 10 menit sekali. Lah, iki piye? Karena males muter balik pulang, plus malu juga sama yang udah nganter, si mama dan adik, jadi tetep kita meluncur ke RS. Masuk lewat IGD dan diantar ke ruang bersalin lagi.

Di ruang bersalin, aku di CTG dan di VT lagi, hasilnya sudah pembukaan 2. Dari situ, aku disuruh langsung rawat inap dan istirahat di RS. YESSSS, makin dekat dengan lahiran ^^
Tapi malam itu aku bener-bener disuruh istirahat doank, gak di pasang infus, gak di induksi atau apapun. Hanya sesekali di Doppler (cek detak jantung dan gerak bayi) pake alat kecil yang gak sebesar rekaman CTG. Tapi malam itu aku gak bisa tidur karena setiap mau pules, mules datang. Maklum tiap 5-10 menit mulesnya muncul. Suamiku pun juga gak bisa tidur karena nemenin aku. Mama dan adikku sudah diantar pulang.

18 Januari 2016
Jam 05.00 aku mandi dan setelahnya di VT, hasilnya sudah pembukaan 4. Cepatnya, padahal gak nyangka bisa secepat itu untuk kelahiran anak pertama. Makin semangat deh. Kurang lebih jam 09.00 dokter kandungan datang dan VT lagi, sudah pembukaan 6!! Tapi kata dokter dan bidan, kepala si bayi masih jauh di atas panggul, belum masuk panggulnya. Mestinya dia sudah turun. Dan dikasih opsi dipecahin ketubannya, dengan harapan kepala bayi bisa meluncur kebawah bersamaan ketuban yang keluar.

Tanpa pikir panjang, aku meng-iya-kan yang terbaik. Gak sakit sih pas di pecahin ketubannya, gak berasa malahan. Tiba-tiba berasa ada rembesan air keluar tanpa bisa di-rem. Tapi setelahnya itu loh, mules yang awalnya masih bisa ku tahan, makin berasa nyeri-nya. Genggaman tanganku ke suamiku pun makin kuat. Lalu aku dipasang infus untuk induksi.

Kurang lebih Jam 11.00 aku di VT lagi dan hasilnya sudah pembukaan 9. Tapi lagi-lagi bidannya masih bilang kepala si bayi masih di atas. Aku bahkan sudah diperbolehkan ngeden dengan posisi miring supaya ngebantu ngedorong kepala si bayi. Mules yang makin menjadi gak meruntuhkan ke-optimisanku untuk melahirkan normal. Beberapa temanku pun datang untuk melihat proses melahirkanku.

Jam 11.30 dokter datang lagi dan saat itu hasil VT sudah pembukaan 10. Aku sudah dipandu untuk ngeden. Tapi lagi-lagi posisi kepala si bayi tak kunjung turun. Mules yang tiada henti, berhenti hanya sesaat dan lanjut mules lagi bikin aku makin gak konsentrasi. Kontraksi yang selalu datang itu bikin aku harus ngeden untuk ngurangin sakitnya. Dokter memandu aku mengejan dengan berbagai posisi. Dari posisi setengah berbaring dan kaki mengangkang, lalu posisi bersujud dan posisi miring.

Aku dikasih waktu sejam oleh dokter untuk mengejan. Setelah sejam aku mengejan dengan di selingi VT terus-menerus dan memastikan posisi kepala si bayi tetap tidak turun, akhirnya dokter memberi opsi untuk bedah sesar. Aku hanya bertanya 'apakah gak ada jalan lain dok?'; 'kalaupun saya vakum, kepalanya yang terlihat bagian belakang, kalau vakum itu harus kepala bagian tengah.' begitulah jawab si dokter.

Akhirnya aku hanya menatap suamiku, dan suamiku meng-iyakan untuk bedah sesar demi keselamatan aku dan si bayi. Dengan menahan mules yang masih menghujamku, dan beberapa prosedur yang harus dilewati sebelum sesar, aku hanya bisa meringis, merintih dan berharap semua segera selesai.

Kurang lebih jam 13.00 selesai semua prosedur administrasi yang diurus suamiku, aku di dorong ke ruang operasi. Bius anastesi pun akhirnya dilakukan setelah dengan susah payah aku menahan mules kontraksi dan berusaha duduk untuk disuntik di tulang belakang. Dengan anastesi itu, kontraksi yang kurasakan menghilang dan aku akhirnya tertidur lelap. Padahal itu bukan anastesi total, hanya separuh badan tapi karena lelah belum tidur seharian membuatku tak bisa sadar sepenuhnya.

Aku terbangun sebentar dan jatuh tertidur lagi, terbangun lalu tertidur lagi dan begitu terus sampai suara tangisan anakku terdengar dan sorak sorai suara perawat memenuhi ruangan operasi. Jam 13.23 anakku lahir. Bukan tanggal cantik tapi jam cantik ^^ Setelah di lap sebentar, ia lalu di taruh di dadaku untuk IMD (inisiasi menyusui dini). Sebelum di letakkan di dadaku, aku memberinya first kiss. Ia lahir sehat, normal, sempurna. Kepalanya agak lonjong di belakang akibat mengejan tadi dan yang masuk hanya kepala bagian belakang, tapi kata dokter anaknya beberapa hari juga kembali normal (dan ya, sudah normal sekarang) dan matanya agak memerah, kata dokternya itu akibat di dalam dia juga berjuang keluar (oh my son, makasih sudah bantu mamah).

Setelah sejam IMD dan aku sudah tertidur-terbangun-tertidur lagi dan seterusnya, akhirnya selesai operasinya dan dokter kandunganku menghampiri aku yg lagi nge-fly, katanya 'kalau saya bilang, kamu bisa lahiran normal tapi tunggu 2 jam lagi, kamu mau enggak?'. Aku cuma melengos dan menghela napas dan berkata 'kayaknya gak kuat dok, udah capek duluan.' Dan dia mengangguk membenarkan dan menabahkan 'yang penting sekarang semuanya sehat ya.' sambil menepuk kepalaku dan berjalan keluar ruangan operasi.

Perjalanan panjang hari ini, kesakitan kontraksi sampai pembukaan 10, kesakitan pasca bedah sesar, akhirnya ditutup dengan kebahagiaan atas kelahiran putra pertamaku dengan suamiku. Antonius Elrik Yudanta Suseno. My son, my love, my everything. Gak ada yang bisa menyaingi cintanya mamah ke Danta. Perjuangan mamah hari ini hanya bisa mamah lakukan buat Danta, buat ngelahirin Danta, buat nyelamatin Danta, buat Danta bisa ketemu papah. Love you.


-Mamah-


26 October 2015

28 weeks

yeaaayyyy, aku datang lagiiiiii ^^

sudah 7 bulan lamanya aku mengandung, membawa si debay #dedekbayi kemana-mana dalam rahimku.. rasanya emejiiiinnnggg bangetss.. karena pengalaman pertamaku, jadi norak-norak wajarlah yaaa :p

noraks moment disaat perut rasanya makin maju, terus disaat usg pertama dan liat si debay sudah ada kepala, tangan dan kaki yang baru bertumbuh, lebih norak lagi pas dia lagi jungkir balik, gerak sono-sini pas di usg tapi akunya gak ngerasa dia lagi jejingkrakan, norak paling lama bertahan sampe sekarang saat ngerasain si debay nendang atau pas lagi gerak geser sana-sini yang bikin perut kedut-kedut bahkan mleyat-mleyot saking kencengnya si debay neken ^^

Puji Tuhan, sampai saat ini debay di nilai cukup sehat dan normal melalui usg, air ketuban mencukupi, pertumbuhan debay dalam batasan wajar dan sekarang sudah sekilo beratnya.. oya, by the way cuman nginfo aja nih, berat aku udah naik 12kg, dari berat seumur-umur mentok di 47kg, sekarang udah 59kg.. kalo debaynya sekilo, kira-kira 11kg yang ditubuhku itu kemana ya? wkwkwk

sebentar lagi akan ibadat 7 bulanan dan perkiraan dokternya batas lahirnya itu 19 Januari, yeeeeeessss!! kita keluarga kecil Januari.. papahnya 10 Januari, mamahnya 25 Januari, hihihi..

buat para pemirsaa, mohon doanya ya supaya aku dan debay nanti dapat melewati persalinan normal *huss jauh-jauh dari kata sesarrrr* terus doanya supaya kami sehat selalu, debay lahir selamat, sehat, normal dan tak kurang satu apapun. AMIN!

cukup sekian dulu ya, next mau posting foto debay kalo ga males. BYE!

08 June 2015

7 weeks.

21 Mei 2015

pagi itu, aku ngetespek dan taraaaaaa dua garis merah tampak di stik testpack nya. karena garis awalnya agak samar, jadi siangnya langsung ngebut ke dokter kandungan di tempatku kerja. 

sama dokternya, di usg dan ternyata sudah terlihat kantong kehamilannya. dan didalamnya sudah ada telur yang nanti jadi embrio dan berkembang jadi janin. masih terlalu kecil untuk dicetak di kertas usg ^^

puji Tuhan, yang ditunggu sudah hadir dan perkiraan waktu itu 5 minggu telat haid dari awal haid bulan sebelumnya. ah senangnya..

dan ternyata sugesti orang hamil berlaku juga buatku. kalo belum tau hamil, morning sickness nya gak ada. ga rasa mual or mau muntah. seketika tau hamil, langsung deh mual berasa banget dan lemes, mau muntah pula.

04 Juni 2015

siang itu akhirnya kami memutuskan kembali ke dokter dan nengok si debay via usg. eh dia sudah kelihatan berkembang. sudah mulai berbentuk, dan bahkan jantung kecilnya sudah berdetak.

saat di detect detak jantungnya, bunyi dugdugdug nya kedengeran cepet banget dan kata dokter, itu normal :)

umurnya sesuai dengan perkiraan telat haid waktu lalu, kurang lebih 7 minggu. gak nyangka udah mau 2 bulan aku mengandung.

happy to be mom ^^ doakan agar kami selalu sehat dan debay berkembang normal dan sempurna ya.. God bless~

11 March 2015

review : libra cake

calon pengantin mana sih yang asing sama nama Libra Cake? nama ini tuh sudah melalangbuana di jabodetabek untuk urusan wedding cake. karena tau kebanyakan vendor pake ini, aku dan si mas waktu itu coba cari tau Libra Cake yang daerah tangerang, dan ternyata ada. alamatnya Jl. Kalipasir Indah No. 23, Pasar Lama-Tangerang, telp. (021) 55772901. Pemilik franchise tangerang itu tante Beautty.

tantenya baik dan ramah kok, terus sabar ngadepin kita yang nanya terus plus galau milih wedding cake-nya.. untuk ngeladenin tanya jawab di bbm juga sabar kok.. apalagi aku di detik-detik akhir masih ngubah warna bunga hiasan cake-nya, hahaha.. tantenya juga nenangin kita supaya gak ketakutan, kayak berusaha meyakinkan kalau mereka gak akan telat dateng dsb..

aku pesen waktu itu wedding cake-nya dummy semua plus dapet asli cake nya 3 box.. walau warna bunga hiasannya sempet berubah dari hijau jadi pink, dan walau aku gak liat warna pink nya sperti apa pas sbelum hari H, tapi pas dateng hari H nya ternyata pink nya cantik bangetss kayak aku plus datengnya juga tepat waktu ^^ pas suap-suapan juga bolu potongnya enak kok (secara cuma itu yang aku makan kuenya, box nya dibagi-bagi, haha) nilainya 8 deh buat servicenya :)

pengantin disamping wedding cake

09 March 2015

review : amie salon


amie salon letaknya di fatmawati, pinggir jalan, sebrangnya showroom mobil nissan (kalo gak salah) hihihi.. pemiliknya, ibu amie sendiri yang selalu terjun sendiri nge-dandan-in si klien calon pengantin dan gak cuma itu kerennya, ibu amie hanya fokus ke satu calon pengantin di setiap harinya. jadi kalo kalian ngebooking di tanggal kalian, di jamin ibu amie gak akan ke pengantin lainnya, kalo kata beliau sih 'capek dan gak maksimal' kalo ngoyo nerima job banyak di hari yang sama..

paketannya sendiri dari izza catering untuk salonnya :
- rias pengantin untuk pemberkatan
- rias (retouch) dan busana pengantin untuk resepsi
- rias dan kain kebaya untuk ibu kedua mempelai
- rias dan beskap untuk bapak kedua mempelai
- rias dan busana untuk 4 pagar ayu (penjaga angpao)
- rias dan busana untuk 6 pasang among tamu

nah, berhubung di gereja aku pake ala internasional (gaun) jadilah kita nyewa aja sama ibu amie untuk gaunnya, jadi gak perlu ke vendor lainnya.. harga sewa gaunnya standard kok, sejutaan keatas.. terus untuk koleksi busana pengantin dan kebaya untuk yang lainnya juga banyak koleksinya.. terus masih bagus-bagus kayak baru semua ^^

aku termasuk orang yang cuek sama dandanan, jadi waktu ditawarin paket perawatan couple untuk calon pengantin seharga 1,5jt kita gak ambil.. lumayan booo, buat ngebayar yang lain, wkwkwk terus kita perawatan sendiri aja.. untuk make-up sendiri aku juga gak pake test make-up gitu, cukup liat album fotonya dan terlihat para pengantin yang lain gak menor, yaudah percaya aja..

dan hasilnya, gak menor kok, malah pada bilang manglingi.. cuma untuk sanggul emang agak ketinggian, itu dari tim ibu amie, bukan ibu amie yang urusan rambutnya.. tapi it's okay, aku tetap cuantik hehe.. mereka on time saat make-up di gedung setelah kami dari gereja, malah para petugas yang agak lelet datengnya ke gedung, maap yah bu.. tapi kekurangannya cuma ketelitian dari si mas lole, asisten ibu amie.. masa bustier kedua ibuku ketinggalan, untung mereka bawa sendiri, terselamatkan deh!!

nilainya cukup 8,5 lah yaa.. awalnya mau kasih 9 tapi, ketelitian kan juga penting.. tul gak pemirsaahh? hihihi

foto :
gaun + make up untuk pemberkatan
busana + make up among tamu perempuan
busana + make up among tamu laki-laki
busana + make up pagar ayu
busana + make up untuk resepsi


08 March 2015

review : izza catering

review kali ini tentang izza catering. contact personnya mba mey dan pemiliknya pak akbar juga ikut terjun langsung. waktu awal testfood di lokasi wedding seseorang, aku dan suami merasa nyaman dan enak makanannya, tapi karna ortu gak ikut, aku minta bungkus. besoknya dipanasin, udah gak terlalu enak kata mamaku.. tapi ujung-ujungnya tetep deal sama mereka..

aku minta paket super hemat, hihi berhubung gak mau terlalu mewah juga, jadi dikasih paketan 400pax dengan harga minimalis untuk ukuran pesta di gedung daerah alam sutera ^^ yapp, walau gak rekanan di alam sutera, tapi setelah aku pelajari dan hitung-hitung, lebih baik kena charge lebih di cateringnya, karena kalo pake rekanan juga mahal di kontrak kerja antara catering dan venue..

dari izza, aku dapat paket salon, dekorasi, catering+stall, photography, dan perlengkapan.. dari persiapan sampe mendekati hari H, aku sempet bolak-balik kantornya di jalan bangka, jaksel.. untuk nyicil menentukan warna dan model dekorasi.. sempet gonta-ganti model dan warna, tapi mba mey dengan sabar meladeniku, hihihi..

terus pas techincal meeting, mba mey dan team dekor ke gedung bareng aku dan suami.. disana mba mey ngasih aku tambahan bantuan untuk meja gallery yang tadinya cuma hanya meja tanpa backdrop, tapi dikasih tambahan backdrop dan juga meja round table untuk di vip juga ditambahin.. terus settingan di gedung untuk panggung dan segala macamnya juga di setting apik sama mereka..

pas hari H, aku emang gak keliling, tapi dari foto-foto dekorasinya semuanya di setting semaksimal mungkin walau dekorasinya minimalis, tapi tetep cantik.. terus panggung yang tadinya gak bisa lebar-lebar tetap bisa bertengger rapih dan kuat, bahkan waktu foto bersama sekampung, gak roboh padahal udah khawatir banget, hahaha..

terus untuk makanannya, pada bilang enak.. dan puji Tuhan walau piring sampe kehabisan dan harus cuci ulang, makanannya diatur sedemikian rupa jadi pada gak kehabisan menu utama.. bahkan di vip masih ada banyak, jadi petugas pas kelar acara masih bisa makan dan bungkus..
senangnya tamu yang datang banyak banget, sampe kita yang dipanggung pada takut keabisan makanan untuk para tamunya..

nilai izza : 8,5 deh.. thanks to mba mey dan team ^^

ini foto dekornya :)
meja gallery foto
meja buffet utama


pergola ranting (free)

pelaminan

standing flower

dekorasi outdoor

pergola untuk meja dessert

meja vip

25 February 2015

review : wiwit photography (warung_photography)

hai, kali ini aku akan bahas review tentang fotografer yang menangani special day aku dan suami..

namanya wiwit photography. emm sebenernya sih aku gatau bener gak namanya itu, tapi contact person yg dikasih ke aku namanya mas wiwit. ambil kesimpulan sendiri deh ceritanya wkwkwk
mereka sebenernya adalah salah satu vendor dari rekanan si catering.

mas-mas tukang potonya ramah, dan mereka on time datangnya. malah waktu di gedung, mereka yang memburu kami untuk di poto padahal aku kami belum siap sepenuhnya. pas closing juga, mereka yang minta segera di akhiri sesi potonya krn mau poto sesi closing antara pengantin, tapi aku dan suami masih minta potoin temen-temen yang masih minta poto juga hahaha.. maap ya mas :p

oya, mereka juga gak minta tambahan ongkos padahal mereka sebenernya hanya melayani akad dan resepsi di gedung yang sama, tapi karena aku bukan akad, tapi pemberkatan dan itu harus wajib kudu di gereja, mereka gak minta charge lebih walaupun gereja dan gedungnya berletak di lokasi yang berbeda.. baiknya mas-mas ini, tau aja aku bokek :))

untuk kesigapan mereka sih okelah, nilainya 8 tapi untuk hasil akhir masih nunggu kurang lebih seminggu lagi, smoga editing poto dan videonya juga se-oke kesigapan mereka ^^ amin.

sementara itu dulu, besok kalo udah ada reviewnya, aku tambahin disini :)

-----------------------------------------------------------------------------------------------
dan ini reviewnyaa :
> namanya warung_photography dengan contact person mas wiwit. ternyata ini bisnis keluarga, jadi yg punya mas wiwit kemarin turun tangan langsung sama adiknya plus timnya..

> waktu pengeditan foto, video dan album infonya dua minggu stelah wedding, tapi ga sampe dua minggu udah kelar dan udah bisa di ambil.. nilainya 8,5 lah untuk hasilnya ^^

> ada kesalahan tanggal di album foto kita, tapi cuma satu itu aja kok salahnya, dan pas di konfirm, hari itu jg di respon dan udah dlm revisi.. baru hari jumat kemarin di kasih ke mas wiwitnya.. rencana senin di anter..

> dan ini contoh fotonya :)
masmur & mala -140215-

21 February 2015

review.

haiii, Puji Tuhan aku sudah menikah dengan mantan pacar tgl 14 februari 2015 kemarin, tepat satu minggu yang lalu ;)

aku bersyukur dan berterima kasih untuk vendor dan team WO yang sudah membantu banget sampai acara aku dan suami selesai dengan indahnya.

aku akan tulis reviewnya masing-masing supaya teman yang baca bisa bikin perbandingan ^^ ini list team-team hebat yang membantu acaraku :

1. Wiwit Photography ( Mas Wiwit & Team) -> Paket Foto & Video Pemberkatan & Resepsi (review klik disini)
2. Gereja St. Monika BSD (Mas Yoto & Team) -> Gereja Pemberkatan
3. Izza Catering (Pak Akbar, Mba Mey & Team) -> Paket Catering & Dekorasi Resepsi (review klik disini)
4. Amie Salon (Ibu Amie, Mas Lole & Team) -> Paket Bridal Pemberkatan & Resepsi (review klik disini)
5. Alam Sutera Sport Center -> Venue Resepsi
6. The Flow (Patty) -> Paket wedding hand bouqouet, persembahan di Gereja dan Bunda Maria
7. Libra Cake (Tante Beautty & Team) -> Paket Wedding Cake (review klik disini)
8. New Hope Wedding Organizer (Ari, Chin, Adit, Dito, Metta, Bella)
9. Rent Car (Christian & Sherly) -> Wedding Car & Mobil Keluarga

untuk reviewnya, aku bikin masing-masing ya.. (kalo sempet) wakakakakkk

doakan langgeng ya pemirsa ^^

20 January 2015

pusing.

my God.. sebulan kurang menjelang itu rasanya ingin lariiiiii...

mau nangis gak netes airmatanya..

mau ketawa gak bebas suaranya..

mau murung dibilang calon penganten gak boleh cemberut..

mau nyengir mulutnya terkunci dan otak berbelit pikiran yang tak ada habisnya..

sampe saat ini bersyukurnya adalah :

- Imam untuk meresmikan sakramen pernikahan kami sudah ada yaitu salah satu saudara ayahku :)

- Acara tukar cincin dan seserahan sebentar lagi ^^

- Catering sisa pembayaran tinggal sedikit dan harus lunas 01 februari besok.

- Wedding Car dan pengiring sudah dp tinggal sisa pembayaran.

- Perias untuk orang rumah udah dapet.

- Bridal pemberkatan dan resepsi yang sempet bikin nangis. Selisih sama orang tua. Berantem sama calon suami. Tapi akhirnya beres kok ;)

semoga hari H nanti berjalan baik dan lancar. Amien.

20 December 2014

dan kami telah melewatinya ... "kanonik"

oh. emji.

itu satu kata yang bisa aku ungkapkan setelah berdeg-deg-an ria selama perjalanan ke gereja sampe kelar diwawancarai romo. ya seperti yang kalian baca, judulnya mendeskripsikan kalo aku dan si-mas abis apa?? yap, abis kanonik.

buat yang masih gak paham kanonik itu apa, dalam gereja katolik, ini adalah tahap yang harus kudu wajib dilalui kalau kalian mau menikah. ini tahap menentukan apakah kalian benar-benar mantap menurut pandangan si romo dalam wawancara itu.

nah, sebelum hari H, si-mas udah janjian sama si romo buat kanonik, dapetlah jadwal jam 2 di hari sabtu ini. pas jam 1, siap-siap masih woles, pas jam 2 kurang 15 menit tiba-tiba perut mules dan tangan gemeteran, syndrome gugup. eh terus pas dicariin sama staff yang kerja di gereja, romonya lagi gak ada, gak tau harus bahagia atau sedih.

10 menitan menunggu, akhirnya romo datang dari antah berantah. sambil berbisik-bisik sama si-mas yang malah keliatan seneng karena romonya ada >.< terus disuruh nunggu lagi sambil romonya siap-siap. terus dipanggil ke ruang konsultasi dan beliau nulisin data kami satu persatu dan jeng jeng.. perutku berbunyi merdu sekali kayak terompet, oh. emji. aku yang ternyata belom makan siang, cacing perutku pada bikin malu T_T tapi karena pada stay cool, aku diem aja sambil colek-colek si-mas..

akhirnya disuruh salah satu keluar dahulu untuk di wawancara personal, terus setelah si-mas keluar, aku yang masuk dan selesai wawancara, aku dan si-mas dipanggil berdua dan diberi wejangan szuper sedikit dan beres. oh. emji. CUMAN segini ajah. ya bersyukurnya adalah, pertanyaan yang kami sudah diskusikan, gak keluar, kayak mau ujian kan pake diskusi ^^

ternyata sensasi kanonik itu, oh. emji. banget. kalian harus rasakan sendiri, tentunya sama si pasangan yah :p terus untuk pertanyaannya ya, kalo anda beruntung, si romo hanya bertanya sesuai lembar pertanyaan yang sudah baku / standart. kalo aku baca di blog yang lain sih ada yang nanya lebih dari lembaran itu.

inti dari kanoniknya sih, kamu dan pasangan sejalan dan seirama gak jawabannya. jangan sampe beda visi dan misi, karena itu jadi penilaian bahwa kalian belum siap atau belum sejalan. pernah denger sih, ada yang akhirnya tersadar dan gak jadi menikah.. ngeri.

oke, sekian dulu, ciaobella~

06 December 2014

ceritanya prewed! (session 2)

dan akhirnya pada tanggal 01 Desember 2014, aku dan si-mas ceritanya prewed sesi kedua.. seperti yang udah dibahas sebelumnya di session 1, aku dan si-mas prewed ala backpacker (apasih?) wkwkwk.. maksudnya dengan budget minim, kita gak prewed dengan bridal ternama, cukup dengan kamera pinjeman tante cantikku, Vanny dan di sesi kedua ini ditambah dengan kamera pinjeman temen lainnya, Adhit.

sesi kedua ini, kita mulai dari perjalanan ke salon (rumahnya sahabat aku, Chin), setelah numpang dandan sampai stengah 8 pagi, kita berangkat dengan mobil yang juga pinjeman dari si Chin ^^ bersama sang pacar Chin yaitu, Ari dan juga sahabat aku lainnya, Sherly.. sayangnya pacar si Sherly kerja dan gak bisa ditinggal (berhubung ini photoshootnya hari senin bro, yang tiga manusia ini pada cuti ngikutin liburnya aku dan si-mas), jadi kurang lengkap untuk tripel date padahal Sherly dan pacarnya Chris pas hari itu lagi 4tahunan :p

ini dia list perjalanan kami :

1. Katedral Jakarta
Disini kita cuman keluar ongkos parkir Rp. 3.000,- dan kasih uang ke pak satpam pas keluar parkiran aja sih, se-rela-nya.. Disini cukup dengan ijin pak satpam (resminya sih ke sekretariat gereja) dan wajib diingat, foto tidak boleh di dalam gereja.. gak tau sih ini bener apa enggak, tapi aku mengalami teguran pas foto di dalemnya :'(

2. Taman Menteng
Taman ini cukup umum untuk foto-foto dan kalo siang pas hari kerja, gak terlalu rame.. nah, asemnya adalah si pak satpam.. berawal dari, lagi mau mulai foto, kira-kira baru dapet 2x jepret, eh pak satpam mendekati dan minta perwakilan untuk isi data pengunjung.. alhasil si-mas ngikut pak satpam dulu terus ternyata cuma ditanya untuk apa fotonya, komersil apa pribadi.. terus dia minta uang rokok. Disini keluar ongkos parkir kurang lebih 2 jam, lupa pastinya antara Rp. 6.000,- atau Rp. 8.000,- plus uang rokok satpam Rp. 20.000,- ~_~

3. Pinggir Jalan Alam Sutera
Nah, lokasi ini diluar rencana banget.. gak tau ada yang salah apa enggak di imajinasi kami.. tapi pas liat lokasi nan sepi dengan pohon rindang, bikin kepengen foto-foto disitu.. bermodalkan nekat, kita foto-foto dengan menahan malu setiap ada mobil atau motor atau bahkan orang yang lagi lari sore >_< biaya? gratis lahhhh...

sekian yang bisa di sharingkan, gatau lagi apa yang harus di ceritain.. nulis blognya sambil nguap-nguap.. special thanks to Sherly yang awalnya sang cameramen terus beralih jadi penata busana, Ari sang cameramen, dan Chin sang tukang poto (apa bedanya?) wkwkwk..

si cantik di pinggir jalan ^^

25 November 2014

checklist !

coy, tinggal menghitung bulan nih dan... MASIH BANYAK YANG KUDU DIKERJAKAN!!

kudu pake capslock, bold, italic dan underline bro, biar gak lupa.. semakin kesini, gw semakin pikunan soalnya.. tiba-tiba aja lupa soal bayar catering (sengaja dilupakan), terus lupa masih ada lokasi photoshoot yang belum kesampean, belum cetak kanvas photo prewedding (yak.iyalah, kan photoshoot-nya aja belon kelar, apa yang mau dicetak?), terus lupa bikin stuff buat dekorasi gerejanya, lupa cari design dan percetakan undangan, lupa nyantelin kartu ucapan terima kasih ke souvenir, lupa ngetik buku misa pemberkatan, lupa cari kain buat keluarga dan yang parah, lupa punya calon suami.. wakakakak -boong-

sebenernya itu bukan lupa sodara-sodari.. cuman pengen melupakan alias sengaja.. makin kesini makin berasa deg-degnya jadi makin nervous dan blank isi otak gw.. dan sampai kemarin tiba-tiba gw ingat rencana hanimun bersama sang suami kelak.. ya walaupun untuk urusan nikahnya aja belon beres, yang penting hanimun kudu tetep jalan.. alhasil, baru kemarin nyari tiket murah meriah buat hanimun.. kemana? cuman ke Jogjakarta kok.. tapi kita mau jalan-jalan ala backpacker gitu, gw yakin pasti seru karena waktu pacaran kan belon pernah dan rasanya pasti gak boleh kalo berdua doank jalan sejauh itu.. jadi pasti seru kalo setelah nikah, aroma pacarannya masih berasa lah terus jalan-jalan ala anak muda lainnya ^^

sebenernya gw gak tau, tulisan ini mau pamer abis beli tiket ke Jogja, apa mau ngingetin checklist yang masih berjibun atau mau sekadar curhat aja.. yaudahlah ya, maklumin aja calon mempelai wanita ini lagi galau.. OKE, gw berjanji mulai hari ini, satu persatu harus dikelarin dan harus ada yang dikerjain setiap harinya mengenai persiapan pernikahan kami.. BYE!

16 November 2014

ceritanya prewed! (session 1)

15 November 2014

Sabtu yang cerah ceria.. Dimulai dari jam 04.30 bangun dan jalan ke ujung aspal (nama daerah rumah tanteku) untuk memulai keliling-keliling dan foto-foto untuk prewed murah meriah, hihihi..
Sampe rumah si tante, aku dandan dan rambutnya di keriwil sama si tante gahol-ku ini.. Dan kita mulai jalan sekitaan jam 08.00 karena si-mas dimintain tolong benerin lampu dulu, hadeuuhh..

Kunjungan pertama : Pantai Marina, Ancol & Jembatan Le'Bridge.
Senangnya adalah, kita masih gak terlalu siang, jadi anginnya masih asik banget terus pencahayaan mataharinya oke pula.. Dan Puji Tuhan, gak terlalu rame, so masih ada spot keren yang kosong buat berpoto-poto.. Karena tema santai, kita cuman pake sweater putih couple dan jeans ^^
Biaya yang keluar untuk parkir mobil Rp 20.000,- dan biaya masuk per-orang Rp 25.000,-

Kunjungan kedua : Kota Tua.
Nah, sampe sini udah agak panas banget.. Parkiran penuh, lapangan kota tua-nya juga ramai pejalan kaki.. Untungnya, masih ada juga spot kosong yang gak terlalu dikerumunin manusia.. Terus kita sewa sepeda, dan berpose pake sepedanya.. Karena kota tua identik dengan bangunan kuno, kita pake tema jadoel.. Propertinya sepeda ontel, topi jadoel yang udah sepaket sama sepedanya, dan kita batikan merah cerah :)
Biaya yang keluar untuk parkir mobil Rp 5.000,- sewa sepeda+topi Rp 20.000,- (30 menit)

Kunjungan ketiga : Taman Mini Indonesia Indah.
Sampai sini udah agak sore, karena sebelumnya sempet mampir ITC Mangga Dua untuk makan siang.. Terus disini lagi banyak yang hajatan, ya nikahan, ya wisudaan.. Jadi agak ribet lewat pake mobil untuk explore spot sepi dan keren.. Tapi kita lewat di satu lokasi air mancur yang sepi, jadilah kita markir disana dan coba poto.. Didepannya juga lagi ada pasangan yang poto ala prewed sederhana kayak kita, hihihi.. Karena agak kesorean, cahaya kurang dapet, pake blitz juga ga oke.. Jadi ganti background, gausah maksain pake air mancurnya.. Ya lumayan lah, dapet poto close up yang cakep-cakep juga.. Disini temanya jalan-jalan aja sih, karena lebih kayak di taman gituh ;)
Biaya yang keluar untuk parkir mobil Rp 10.000,- dan biaya masuk per-orang Rp 10.000,-

Nah, tinggal beberapa spot yang mau di kunjungin lagi, karena kemaren gak keburu, yaitu : Gereja Katedral dan Taman Kota yang ada ilalangnya ^^

Sekian dulu ya ceritaku, next session 2 nya, semoga ada waktu yang pas deket-deket ini.. Biar segera dicetak dikanvas ^^

wanna say thanks to : Tante Yohanna Vanny pemilik kamera Canon EOS 1100D, Kakak Michael Hendra photographer yang suka narsis sendiri dan Mariana Stephani sang asisten+penata segala hal :*

si model cantik, hihihi :P

06 November 2014

mengejar ayam!

hell to the low, helllow epribodehh.. sudah lamo tak bersuoo ^^

sesuai judulnya, malam ini aku mau cerita keseruan mengejar ayam jam sepuluh malam tadi..
jadi begini ceritanya sodara-sodari.. awalnya bermula dari aku lagi tiduran dikamar dan telponan sama pacar, terus tiba-tiba setelah nutup telpon, ada suara seperti benda jatoh dari langit *lebay* terus disusul suara menjerit berkokok ayam dan suara kejar-kejaran dua ekor guguk peliharaanku..

karena makin heboh kejar-kejarannya, dan jeritan si ayam semakin memilukan hati nurani, berlari-lah aku dari kamar ke teras rumah.. dan bener aja, itu ayam lagi di 'sergap' polisi guguk.. kalo mau bayangin, kayak pilem action pak polisi lagi mengepung bandar narkoba.. bedanya polisi yang ini ber-ekor.. hihihi

karena ayamnya udah menunjukkan muka kepanikan stadium 4, aku langsung memegang badan jupe (guguk tertua) dan gak lama kakakku keluar dan membantu memegang dan menenangkan sule (guguk bungsu) dan yang terakhir keluar, adikku kebagian mengusir si ayam yang masih shock dan belum dikasih minum..

karena masih geregetan, jupe dan sule agak berontak.. dan karena aku juga masih takut mereka masih kepo sama hewan berkokok itu, aku giring para guguk ke dalam rumah dan membiarkan kakak dan adikku membantu mengarahkan si ayam ke jalan yang benar (untuk pulang)..

si ayam yang lelah tak berdaya sepertinya udah gak sanggup terbang ke tempat asalnya, akhirnya adikku membuka gembok pagar rumah dan berusaha membantu ayam keluar dari rumah.. tapi ayam yang masih trauma, ketika di deketin malah panik dan kabur kesana-kemari sampe akhirnya yang koleksi ayam (tetangga depan rumah) dateng.. ternyata kupingnya juga denger teriakan si ayam yang minta pertolongan..

tapi kemana si ayam? aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri, si ayam menceburkan diri ke kolam ikan milik ayahku.. entah kenapa, mungkin saking tak kuat menghadapi kenyataan hidup ini yang sangat amat pahit.. kakakku-lah yang menyelamatkannya dari pencobaan bunuh diri si ayam, dia menggendong si ayam dan di serah terimakan ke tetangga yang dateng tadi..

dan apa yang aku lakukan? aku melihat ekor jupe yang sangat kencang bergoyang, sama seperti kalau dia sedang di ajak bermain.. oh my God, dia berpikir ayam itu adalah robot mainan buat kejar-kejaran kali ya.. dan ketika aku mengintip keadaan diluar, apakah si ayam sudah pergi atau belum, sule pun ikutan mengintip disebelahku dan sambil merengek pilu minta dibukakan pintu.. o'emji, yang ini malah sedih kayak kehilangan mainannya..

itulah kisah memilukan sekaligus menegangkan.. untungnya, para guguk ini menyayangi hewan lain, cuma gemes aja liat hewan bentuk lain, jadi gak ada pertumpahan darah.. yuk belajar saling menyayangi ;)


kenalin : yang depan jupe, yang belakang sule ^^